TEMU LAPANG DEMPLOT CABAI PADA LAHAN KERING MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN HORTIKULTURA

Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten bersama Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak menyelenggarakan Temu Lapang Demplot Cabai Pada Lahan Kering di Desa Kramatjaya Kecamatan Gunung Kencana pada Kamis (28/11/2019). Hadir pada acara tersebut, Camat Gunungkencana, Rahmat, Kepala Bidang Penyuluhan, Pasca Panen dan Pemasaran, Denny Iskandar, STP, M.Si, Kepala BPTP Banten yang diwakili oleh ST Rukmini, SP, M.Si selaku Kasi KSPP BPTP Banten, Danramil Gunungkencana, Kapolsek Gunungkencana, para Peneliti dari BPTP Banten, para penyuluh pertanian (PPL) dan tokoh masyarakat.

Temu Lapang adalah suatu forum pertemuan antara peneliti dan penyuluh pertanian dengan petani, penyuluh pertanian lapangan, pimpinan dinas lingkup pertanian, pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait lainnya, untuk menyaksikan dan membahas di lapangan keunggulan suatu inovasi hasil pengkajian, serta kemungkinan penerapan selanjutnya.

Kepala Bidang Penyuluhan, Pasca Panen dan Pemasaran, Denny Iskandar, mengungkapkan, Cabai merupakan salah satu komoditas penyebab inflasi Daerah, karena fluktuasi harganya sangat besar. Ketika harga cabai melonjak sangat tinggi, ternyata keuntungan nya tidak dinikmati para petani cabai tetapi oleh para pengepul. Dan ketika harga cabai terjun bebas, maka petani lah yang paling merasakan dampaknya.

Denny Iskandar juga menyebutkan beberapa penyebab fluktuasi harga cabai, diantaranya adalah perhitungan kebutuhan cabai yang tidak pas antara kebutuhan untuk rumah tangga dan untuk industri, pasokan yang tidak stabil, dan rantai pasokan yang terlalu panjang.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemda Lebak salah satunya telah menghimbau dan mengedukasi masyarakat agar tanam cabai sendiri dalam polibag.

Peneliti dari BPTP Banten, Silvia, melaporkan bahwa demplot cabai ini dilaksanakan pada lahan kering bukaan baru di lahan Perum Perhutani seluas 1 hektar. Varietas cabai yang ditanam Cabai besar varietas Chiko dan cabai keriting varietas Kencana. Dibawah kecaman keketingan, produktivitas yang dicapai mencapai 7,76 ton untuk cabai keriting dan 15,08 ton cabai besar. (DEI)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "TEMU LAPANG DEMPLOT CABAI PADA LAHAN KERING MENDUKUNG PENGEMBANGAN KAWASAN HORTIKULTURA"