DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LEBAK TURUT BERPARTISIPASI PADA KEGIATAN TMMD KE-106 DI KECAMATAN CILELES

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa lainnya, yang dilaksanakan secara terintegrasi bersama masyarakat, guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan, khususnya daerah yang tergolong tertinggal, terisolasi, perbatasan, dan daerah kumuh perkotaan serta daerah lain yang terkena dampak akibat bencana.

Kegiatan TMMD ke-106 tahun 2019 di Kabupaten Lebak dilaksanakan di Kecamatan Cileles. Kegiatan tersebut dibuka oleh Bupati Iti Octavia Jayabaya di Desa Prabugantungan, Kecamatan Cileles, Kabupaten Lebak, Rabu (2/10/2029). Upacara pembukaan TMMD ke 106, dihadiri oleh Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno, Dandim 0603/Lebak Letkol Kav Yudha Setiawan, Perwakilan Kodam III/Slw, Korem 064/Maulana Yusuf, Kodim 0603/Lebak, Muspida Lebak, para Muspika. para Kepala Desa, Para Kepala Sekolah serta tokoh masyarakat turut memenuhi lapangan bola Kampung Kopi Desa Prabugantungan

Bupati menyatakan, TMMD ke-106 yang dilaksanakan di Kecamatan Cileles merupakan bentuk komitmen TNI dalam membantu masyarakat. Kegiatan di lapangan, yakni membuka jalan sepanjang tujuh kilometer dan lebar delapan meter dari Desa Cipadang sampai Desa Pasindangan. Tidak hanya itu, TNI juga membangun berbagai fasilitas publik dan memperbaiki rumah tidak layak huni di lokasi TMMD.

Danrem 064/MY Kolonel Inf Windiyatno menyatakan, penetapan lokasi TMMD di Lebak merupakan hasil survey tim dari TNI ke kabupaten kota di Banten. Setelah melihat kondisi di lapangan, tim memutuskan menetapkan lokasi TMMD di Kecamatan Cileles. Karena masyarakat di sini membutuhkan jalan tersebut untuk membuka akses masyarakat.

Program TMMD memiliki dua sasaran, yaitu sasaran fisik dan sasaran non fisik. Sasaran fisik diprioritaskan pada pembangunan infrastruktur, sarana dan prasarana serta fasilitas umum lainnya yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sedangkan sasaran non fisik yang dilaksanakan berupa penyuluhan tentang kesehatan, Kamtibmas, hukum, pertanian, bahaya narkoba, bela negara dan wawasan kebangsaan.

Seluruh kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong tumbuhnya inovasi dan kreativitas masyarakat dalam membangun wilayahnya sendiri menjadi masyarakat yang mandiri dan sejahtera.

Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak turut berpartisipasi aktif pada kegiatan TMMD ke-106 di Kecamatan Cileles tersebut. Bentuk partisipasi Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak diantaranya adalah turut memberikan pendampingan penyuluhan kepada masyarakat.

Penyuluhan dilaksanakan di BPP kecamatan Cileles pada Senin (14/10/2019) disampaikan oleh narasumber Koordinator Penyuluh Kec Cileles Muhamad Badru dan Kepala Seksi Perkebunan Hendri Hudianto.

Koordinator Penyuluh Kecamatan Cileles yang Muhamad Badru mengatakan, Distanbun tak henti-hentinya memberikan penyuluhan kepada petani agar beralih pola tanam khususnya dengan pola tumpangsari Seperti padi – jagung karena permintaan pasar dan pabrik pakan cukup tinggi.

Melalui program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) kata Badru, menyampaikan kepada warga untuk pengembangan tanaman jagung hibrida dan tumpangsari.

“Kami menghimbau kepada para petani untuk terus mengembangkan budidaya jagung untuk mewujudkan kesejahteraan keluarga mereka,” katanya.(DEI)

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "DINAS PERTANIAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN LEBAK TURUT BERPARTISIPASI PADA KEGIATAN TMMD KE-106 DI KECAMATAN CILELES"