PANEN PADI DEMPLOT PENGGUNAAN PUPUK NPK

No comment 167 views

 

Wakil Bupati Lebak, H. Ade Sumardi, SE, MSi menghadiri panen padi demplot pupuk NPK PHONSKA PLUS di Gapoktan Suka Bungah Desa Tambakbaya Kecamatan Cibadak pada Kamis (14/2). demplot seluas 1 hektar yang dipanen merupakan hasil kerjasama Gapoktan Sukabungah dengan PT Petrokimia Gresik (PG).

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Lebak Ade Sumardi menyampaikan rasa gembiranya dengan keberhasilan panen yang mencapai 10 ton per hektar itu. Keberhasilan ini, kata Ade, hendaknya diikuti oleh petani-petani yang lain di Kabupaten Lebak.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Petrokimia Gresik yang telah membina petani dengan sangat luar biasa dan memberikan produk-produk unggulannya yang dipakai oleh masyarakat kita. Baik (produk) subsidi maupun non subsidi. Dan ada produk barunya PHONSKA PLUS, yang terbukti berhasil meningkatkan panen,” ujarnya. Ketua Gapoktan Sukabungah, Ruhiana, mengungkapkan, berdasarkan hasil ubinan, Panen padi di lokasi Demplot tersebut produksinya berhasil meningkat  2,6 ton dari musim tanam sebelumnya. Pada  musim tanam sebelumnya hasil panen hanya sebesar 7,4 ton, panen kali ini menjadi 10 ton per hektar.

“Saya mengaplikasikan Petroganik sebanyak 500 kilogram. Untuk NPK PHONSKA PLUS, dan ZA, masing-masing sebesar 300 kilogram. Proses budidaya mulai dari olah lahan hingga pemeliharaan, seperti pemupukan dan pengendalian hama, didampingi oleh petugas dari PT Petrokimia Gresik,” ujarnya.

Ruhiana mengungkapkan bahwa dia cukup lama menggunakan beberapa produk PG yang sudah teruji kualitasnya, seperti PHONSKA non subsidi, Petroganik, SP-36 dan ZA. Dengan mengaplikasikan PHONSKA PLUS, dia mengakui bahwa perkembangan vegetatif tanaman padi menjadi lebih bagus, hasil produksinya naik, daun tetap hijau meski bulir padinya sudah menguning.

“Saya menggunakan ZA sebagai pengganti Urea saat musim hujan, karena dalam air hujan sudah cukup banyak mengandung nitrogen. Jika tetap menggunakan Urea, saya khawatir padi akan mudah roboh,” jawabnya saat ditanya kenapa menggunakan ZA.

Menurut Manager Promosi dan Perencanaan Pemasaran PG Junianto Simaremare, yang hadir pada panen bersama tersebut, sebelum diluncurkan ke pasar PHONSKA PLUS sudah diuji oleh berbagai lembaga kredibel.  Pupuk NPK produksi PG itu, lanjutnya, sudah diuji di  Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Jawa Timur, BPTP Jawa Tengah, Universitas Brawijaya, dan BPTP NTB.

“Jadi petani tidak perlu ragu untuk menggunakan PHONSKA PLUS karena sudah diuji kulitasnya oleh lembaga penelitian dan dibuktikan langsung oleh para petani di Desa Tambakbaya, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten,” paparnya.

author
No Response

Leave a reply "PANEN PADI DEMPLOT PENGGUNAAN PUPUK NPK"