RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI LUAS TAMBAH TANAM (LTT) PADI, JAGUNG DAN KEDELAI PROVINSI BANTEN TAHUN 2018

Gbr. 1 Rakor dan Evaluasi LTT Pajale Provinsi Banten

Kementerian Pertanian menyelenggarakan rapat koordinasi dan evaluasi Luas Tambah Tanam (LTT) Padi, Jagung dan Kedelai Provinsi Banten Tahun 2018. Acara rapat koordinasi di buka oleh Direktur Jenderal Tanaman Pangan DR. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, pada tanggal 10 Juli 2018 bertempat di Hotel Horizon Ultima.

Peserta rakor terdiri dari Dinas Pertanian Provinsi Banten dan Dinas Pertanian kabupaten / kota se  Provinsi Banten, para Kepala UPT Pertanian Kabupaten / Kota se Provinsi Banten dan Institusi terkait lainnya diantaranya Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Banten.

Direktur Jenderal Tanaman Pangan DR. Ir. Sumarjo Gatot Irianto, pada saat membuka acara rakor tersebut langsung melakukan workshop sinkronisasi data Luas tanam padi bulan Juni 2018, Juli 2018 dan Target Tanam Agustus 2018 kepada seluruh petugas kecamatan (Kepala UPT) dari seluruh Kabupaten / Kota se provinsi banten. DR. Ir. Gatot Irianto memaparkan bahwa luas tanam periode Oktober 2017 sampai Mei 2018 mengalami peningkatan dibanding luas tanam di periode yang sama pada tahun sebelumnya. Akan tetapi masih ditemukan beberapa permasalahan yaitu masih sering terjadi perbedaan data luas tanam di tingkat pusat, tingkat kabupaten sampai ke tingkat kecamatan.

Pada kesempatan rapat tersebut,  DR. Ir. Gatot Irianto menyampaikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian dan perkebunan Kabupaten Lebak, Dede Supriatna, SST karena selama ini data LTT Kabupaten Lebak sudah sinkron dengan data yang dirilis BPS (Badan Pusat Statistik) dan sinkron Antara data yang di sampaikan masing – masing Kepala UPT (Petugas statistik kecamatan) dengan data yang disampaikan ditingkat kabupaten.

Sasaran LTT Padi bulan Agustus 2018 untuk Kabupaten Lebak ditetapkan sebesar 11.241 hektar. Sasaran tersebut hampir dua kali lipat realisasi tanam bulan Agustus tahun sebelumnya yang hanya sebesar 6.871 hektar. Target tersebut ditetapkan berdasarkan potensi lahan yang tersedia setelah dipanen bulan Juli 2018 yang lalu.

Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten lebak, Dede Supriatna, SST, menyatakan tetap optimis untuk mencapai target yang telah di tetapkan oleh kementerian pertanian di tengah ancaman kekeringan yang sedang melanda di Kabupaten lebak. Oleh karena itu kepala dinas meminta seluruh petugas untuk melakukan inventarisasi lahan sawah yang tersedia pengairannya, tersedia pompa airnya dan mendata jika ada kesulitan operasional khususnya BBM ditingkat petani untuk diajukan permintaan bantuannya ke pemerintah pusat demi tercapainya sasaran luas tanam padi bulan Agustus 2018.

 

 

 

 

 

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "RAPAT KOORDINASI DAN EVALUASI LUAS TAMBAH TANAM (LTT) PADI, JAGUNG DAN KEDELAI PROVINSI BANTEN TAHUN 2018"