HASIL EVALUASI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI KABUPATEN LEBAK

Pada hari Selasa (17/7) bertempat di Aula Dinas Pertanian Provinsi Banten diselenggarakan Rapat Koordinasi Evaluasi Program dan Kegiatan Tanaman Pangan 2018 dan Penyusunan Angka Tetap (ATAP) 2017 dan Angka Ramalan (ARAM) I 2018 Produksi tanaman Pangan. Rapat Koordinasi tersebut dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten Ir. H. Agus M. Tauchid, M.Si, , BPS Provinsi Banten, BPS kabupaten / Kota se Provinsi Banten, serta pejabat terkait dari Dinas Pertanian Kabupaten / Kota se provinsi Banten. Dari Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak diwakili oleh Kepala Bidang Tanaman Pangan Dinas Pertanian Provinsi Banten Ir. Sobirin, Kepala Bidang Produksi Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Lebak, Iman Nurzaman Fasa, SP, M.A.

Ir. H. Agus M. Tauchid, M.Si, dalam sambutan pada saat membuka Rapat tersebut menyampaikan selamat atas dirilisnya angka kemiskinan tahun 2018 oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sebesar 9,82%. Menurun dari sebelumnya pada Maret 2011 angka nya 12,49%. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat untuk pertama kalinya persentase angka kemiskinan di Indonesia mengalami titik terendah, yaitu sebesar 9,82 persen pada Maret 2018 sejak tahun 1999.

Kemiskinan adalah keadaan di mana terjadi ketidakmampuan untuk memenuhi kebutuhan dasar seperti makanan, pakaian, tempat berlindung, pendidikan, dan kesehatan. Kemiskinan dapat disebabkan oleh kelangkaan alat pemenuh kebutuhan dasar ataupun sulitnya akses terhadap pendidikan dan pekerjaan. Angka kemiskinan Indonesia adalah persentase penduduk Indonesia yang tinggal di bawah garis kemiskinan tingkat nasional.

Menurunnya angka kemiskinan di Indonesia, tidak bisa dilepaskan dari upaya pemerintah khususnya di Bidang Pertanian untuk terus meningkatkan produksi tanaman pangan khususnya padi, jagung, kedeli, demikian menurut Agus Tauchid. Oleh karena itu, seluruh petugas di Dinas Pertanian Kabupaten / Kota khususnya para petugas yang menangani data statistik pertanian (SP) agar dapat menginput data tersebut secara cepat, tepat dan akurat. Jangan sampai bobot estimasi tinggi karena telatnya laporan yang masuk.

Sementara itu, berdasarkan paparan dari Perwakilan BPS Provinsi Banten, Angka Tetap (ATAP) Padi sawah 2017 dibanding ATAP 2016 Provinsi Banten Produksi padi sawah meningkat sebesar 3,01 persen dari 2,30 juta ton (2016) menjadi 2,37 juta Ton (2017), Produksi Jagung meningkat sebesar 220 persen dari 19,88 ribu ton 2016 menjadi 63,52 ribu ton 2017, sedangkan Produksi Kedelai menurun sebesar 47,12 persen dari 4,02 ribu ton 2016 menjadi 2,13 ribu ton 2017.

Luas panen padi sawah di Kabupaten Lebak tahun 2017 dibanding tahun 2016 terjadi peningkatan seluas 1.415 hektar dari 101.503 hektar pada 2016 menjadi 102.918 hektar pada 2016 atau meningkat sebesar 1,39 %. Produksi meningkat 0,39 %, sedangkan produktivitasnya mengalami penurunan 0,99%.

author
Tidak ada Respon

Tinggalkan pesan "HASIL EVALUASI UPAYA PENINGKATAN PRODUKSI PADI, JAGUNG DAN KEDELAI DI KABUPATEN LEBAK"